Manajemen Stratejik: Global Auto Industry Case
Sekitar 50 tahun yang lalu, industry automobile dikatakan sebagai “ industry of industries ” karena dampaknya yang besar terhadap ekonomi global dan lingkungan. Industry automobile mampu memproduksi 50 juta mobil per tahuun, menyerap jutaan tenaga kerja di seluruh dunia, berperan sebagai konsumen karet terbesar, 25% kaca, 15% baja, penyumbang 20% PDB dunia, dan turut andil dalam menciptakan global warming karena produknya yang menggunakan bahan bakar sangat besar. Teknologi produksi pun mulai berkembang, dari cara continuously assembly line kemudian mass production yang diimplementasikan pertama kali oleh Ford . teknologi tersebut merupakan usaha perusahaan untuk mencapai struktur kos yang lebih efisien. Kemudian inovasi baru muncul dari Toyota dengan memperkenalkan teknologi lean manufacturing, just in time inventory , dan total quality of management yang mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas produk sehingga memberikan competitive advantage yang luar biasa bagi Toyota....